Business Model Canvas Jaket & T-Shirt Custome

Nama : Yurfani

NIM : 20190102103

Tugas Kewirausahaan Sesi 4



Apa itu Business Model

Businer Model Adalah Cost Structure mendeskripsikan semua biaya yang muncul untuk menjalankan sebuah Business Model. Biaya akan muncul ketika perusahaan membuat dan men-deliver value, me-maintain Customer Relationship dan lain-lain. Menurut ahli, sebuah model atau gambaran suatu bisnis harus ada 3 karakteristik utama, yaitu sesuai dengan tujuan perusahaan, tangguh dan handal, dan mampu memperkuat model itu sendiri. indikator keberhasilan model bisnis adalah ditinjau dari kemampuannya dalam mengatasi ancaman pesaing yang meliputi:

1. replikasi,
2. terbacanya kekuatan model perusahaan,
3. ketidakfokusan terhadap pasar
4. substitusi; mampunya produk kompetitor mengambil pasar produk yang dimiliki perusahaan.

Business Model Canvas ( BMC ) “Jaket & T-Shirt Custome”


Business Model Canvas (BMC) merupakan sebuah alat representasi yang digunakan untuk memberikan enggambaran alur suatu bisnis tertentu. BMC sangat cocok bagi pemula yang baru merintis usaha dalam membuat perencanaan.

Berikut 9 element dan Penjelasannya Masing-Masing.

1.       Key Partnership (Kerjasama) Elemen ini berfungsi untuk pengorganisasian aliran suatu barang atau layanan lainnya. Posisi-posisi partner kunci tersebut bermanfaat untuk efisiensi dan efektivitas dari key activites yang telah dibuat. Tak ada salahnya menjalin hubungan baik untuk menciptakan siklus bisnis sesuai dengan ekspektasi.


2.       Key Activities (Aktivitas yang Dijalankan) Key activities adalah semua aktivitas yang berhubungan dengan produktivitas bisnis yang berkaitan dengan sebuah produk, di mana kegiatan utamanya adalah menghasilkan proposisi nilai.


3.       Key Resource (Sumber Daya) Key resource adalah sekat dalam bisnis model kanvas yang berisikan daftar sumber daya yang sebaiknya direncanakan dan dimiliki perusahaan untuk mewujudkan value proposition mereka. Semua jenis sumber daya, mulai dari pengelolaan bahan baku, penataan sumber daya manusia, dan penataan proses operasional menjadi perhatian dalam membuat model bisnis.


4.       Value Proposition (Proposisis Nilai Konsumen) Ini adalah sekat yang merupakan keunggulan produk, apa saja sesungguhnya poin-poin yang dapat mendatangkan manfaat yang ditawarkan perusahaan bagi customer segment-nya. Hal ini menjadi kesempatan bagi Anda untuk menjabarkan kekuatan dan keunggulan yang membedakan bisnis Anda dengan bisnis yang lain.


5.       Customer Relationship (Hubungan Konsumen) Ini merupakan elemen di mana perusahaan menjalin ikatan dengan pelanggannya. Perlu pengawasan yang ketat dan intensif agar pelanggan tidak mudah berpaling ke bisnis yang lain hanya karena jalinan hubungan yang kurang baik.


6.       Channels (Saluran) Channel atau saluran adalah bagaimana Anda bisa menyampaikan produk Anda sampai hingga kepada konsumen. Melalui penggunaan channels yang tepat, Anda baru bisa menyampaikan value propositions kepada customer segments. Jadi, cobalah pikirkan channels yang ingin Anda gunakan dengan baik, karena penentuan channels adalah salah satu elemen penting bagi keberhasilan sebuah  bisnis.


7.       Customer Segments (Segmentasi Konsumen) Elemen pertama yang harus Anda miliki dalam memulai bisnis model kanvas ini adalah menentukan segmen pelanggan mana yang akan menjadi target bisnis. Misalnya, suatu maskapai penerbangan mengeluarkan 2 produk untuk memenuhi kebutuhan 2 segmen pelanggan yang berbeda, atau ada 2 stasiun televisi yang menyajikan 2 acara berbeda untuk memenuhi segmen pelanggan yang berbeda.


8.       Cost Structure (Struktur Biaya) Elemen terakhir yang tak kalah pentingnya dengan kedelapan elemen lainnya adalah struktur pembiayaan bisnis. Mengelola biaya secara efisien akan membuat bisnis yang dijalani menjadi lebih hemat dan bisa meminimalkan risiko kerugian. Hal ini juga dapat menentukan proposisi nilai yang tepat untuk pelanggan.


9.       Revenue Streams (Sumber Pendapatan) Revenue stream merupakan bagian yang paling vital, di mana organisasi memperoleh pendapatan dari pelanggan. Elemen ini harus dikelola semaksimal mungkin untuk meningkatkan pendapatan bisnis. Jangan sampai ada bahan baku, produk, atau kinerja yang tidak dimanfaatkan secara maksimal.


Untuk Kegunaan/Tujuan BMC :

Pembuatan Business Model Canvas bertujuan untuk membantu perusahaan merancang perencanaan proses bisnis dan menetapkan serta memvalidasi poin penting dalam bisnis seperti; sumber daya, aktivitas, hubungan yang akan dijalin dengan pihak terkait, pendapatan, hingga pengeluaran yang harus dikeluarkan.

Contoh Bisnis Model

Model usaha yang dijalankan oleh startup biasanya berupa jasa dan bukan produk yang bisa dinikmati seperti makanan atau pakaian. Ada beberapa pilihan model usaha startup yang cocok untuk zaman milenial seperti saat ini yaitu sebagai berikut.

1.      Affiliate
Model usaha yang satu ini dijalankan untuk mendatangkan banyak traffic untuk memperoleh pendapatan melalui sistem affiliate atau pemasangan. Model usaha ini mengandalkan link dari produsen yang produknya ingin dibantu pemasarannya dengan biaya atau komisi sesuai kesepakatan.

2.     On-Demand
Salah satu model usaha startup yang tengah menjadi primadona di Indonesia yaitu on-demand. Model usaha ini menyediakan jasa untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya yang terus meningkat, seperti jasa layanan transportasi online.

3.     Freemium
Seperti namanya, model usaha atau bisnis dari kata free dan premium ini menawarkan produk perusahaan berupa jasa kepada konsumen secara gratis, namun tetap dengan limitasi fitur dan jumlah layanan. Jika ingin menikmati fitur dan pelayanan yang lengkap, maka konsumen harus mengupgrade dari reguler menjadi premium.

4.     Virtual Goods
Model usaha virtual goods ini menawarkan produk virtual yang relevan dengan kebutuhan konsumen dan akses yang terbatas. Untuk menikmati fitur tertentu, konsumen harus membayar produk dengan harga yang sudah ditetapkan. Pembelian unlocking fitur ini sebagai penentu status konsumen dan biasanya digunakan dalam layanan games.

5.     Advertising
Model usaha yang satu ini menawarkan produk berupa jasa pengiklanan. Belakangan ini, model usaha seperti ini sangat digandrungi sejak maraknya bisnis online. Aliran dana usaha advertising diperoleh dari pemasangan iklan melalui website yang Anda buat. Para pelaku bisnis online akan memasang iklan melalui website Anda untuk meningkatkan dan mendapatkan trafik yang tinggi.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN DIBULAN JUNI

Idea BMC Dimasa Pandemi Part 1

Produk yang akan dicari ketika pandemi Covid 19