Pengertian dan pemahaman tentang Pitch Deck
Nama : Yurfani
NIM : 20190102103
Tugas Kewirausahaan Sesi 11
PITCH DECK
Pengertian Pitch Deck
Bersumber dari visme pitch deck adalah sebuah
presentasi singkat yang menjelaskan gambaran umum mengenai rencana bisnismu. Dengan
bantuan tersebut, kita bisa menjelaskan seperti apa produkmu kepada calon
investor dan membuat mereka tertarik memberikan pendanaan untuk bisnis kita.
Pitch deck biasanya dibuat menggunakan berbagai macam
tools umum seperti PowerPoint, KeyNote, atau Prezi. Tak hanya untuk
menjelaskan rencana bisnis, pitch deck juga bisa kita gunakan saat
bertemu dengan perusahaan lain untuk bekerja sama atau orang yang akan menjadi
calon co-founder.
Tujuan dari dibuatnya pitch deck adalah untuk
menarik investor agar mau membiayai atau mendanai startup yang
dibuat. Oleh karena itu, dalam membuat pitch deck tidaklah
boleh asal-asalan. Tampilannya haruslah menarik dan informatif.
Hal yang Harus Ada dalam Pitch Deck
1. judul
2. permasalahan yang menjadi alasan
perusahaan tersebut hadir
3. nilai lebih yang ditawarkan
perusahaan
4. besaran market
5. model bisnis yang dijalankan
6. rencana pemasaran
7. analisis terhadap kompetisi bisnis
yang dijalankan
8. team management
9. proyeksi keuangan
10. apa yang telah dilakukan, serta apa yang akan
dilakukan jika mendapatkan pendanaan.
Tips agar Pitch Deck Lebih Baik
Utamanya, yang dilihat dari pitch deck adalah isi.
Namun, terdapat faktor lain yang tak boleh kita kesampingkan. Agar lebih
menarik, kita juga harus mengolah pitch deck kita seperti pada
tampilan, kalimat-kalimat yang disampaikan, serta hal lainnya.
1. Gunakan aturan 10/20/30
Aturan yang cukup terkenal oleh Guy Kawasaki ini maksudnya
adalah, pastikan slide kita tidak lebih dari 10 slide,
waktu presentasi tidak lebih dari 20 menit, dan ukuran font yang
digunakan tidak kurang dari 30.
2. Awali dengan elevator pitch
Elevator pitch sendiri merupakan penjelasan yang luas
dan singkat mengenai perusahaan. Sampaikan ini di awal dengan satu atau dua
kalimat pembuka. Ini dapat menjadi daya tarik bagi calon investor untuk
mengetahui lebih jauh perusahaanmu.
3. Masukkan demo
Jangan lupa untuk memasukkan beberapa video atau foto yang
menjelaskan seperti produk yang dikembangkan perusahaan kita.
4. Sampaikan kesempatan pasar yang akan diraih
Ide perusahaan kita mungkin luar biasa, namun, kita harus
menjelaskan mengapa ide tersebut cocok diterapkan di target pasar yang dituju.
5. Sampaikan bagaimana kita bisa mendapatkan pemasukan
Selanjutnya, dengan ide yang luar biasa tersebut, kita harus
menyampaikan kepada investor bagaimana ide tersebut bisa mendatangkan pemasukan
bagi perusahaan.
6. Masukkan elemen grafis
Hindari hanya memasukkan tulisan pada presentasi kita.
Masukkanlah sedikit elemen-elemen pendukung berupa grafis atau gambar agar
lebih menarik. Hal ini penting terutama jika sedang menjelaskan hal-hal
yang cukup berat seperti target pasar dan sebagainya.
7. Sampaikan lebih dalam tentang poin-poin utama
Seorang investor tentu lebih memerhatikan proyeksi keuangan,
informasi teknis, competitive analysis, rencana pemasaran dan branding, serta
tim manajerial kita. Usahakan kita dapat menyampaikan ini secara dalam
sehingga menarik perhatian investor.
8. Jaga percaya diri


Komentar
Posting Komentar